Tembus 10,2 %, Sinyal Ekonomi Sulteng Lepas dari Tekanan Covid-19

-Ekonomi, Utama-
oleh

PALU– Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah (Sulteng) terus di atas rerata nasional dalam kurun tiga triwulan terakhir. Capaian itu kata gubernur melalui Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Dewanto menjadi sinyal pulihnya ekonomi dari tekanan Covid-19.

“Ekonomi Sulawesi Tengah pada triwulan III 2021 mampu tumbuh 10,2 % dan merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga secara nasional,” ujar Rudi saat menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), di sebuah hotel Jalan Mohammad Hatta, Kota Palu, Rabu (24/11/2021).

Pencapaian itu kata dia, tidak lepas dari kolaborasi stakeholder mengakselerasi ekonomi, beriringan dengan vaksinasi dan protokol kesehatan. Sementara dari segi pengendalian inflasi, Sulteng juga sukses menekannya serendah mungkin.

“Pada Oktober 2021 tercatat 1,73 % lebih rendah dibanding pencapaian Oktober 2020 yakni 2,11%,” kata Rudi mengkomparasi dua data inflasi tahunan.

Dia menuturkan, optimalisasi sinergi dan koordinasi pembangunan Sulteng kedepan akan lebih fokus ke sektor-sektor alternatif, selain pertambangan dan pengolahan. 

“Sehingga diharapkan dapat semakin memperkuat momentum tingginya perekonomian di masa mendatang,” pungkasnya mengenai arah pembangunan ekonomi Sulteng.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sulteng, Moh Abdul Majid Ikram mengaku bangga dengan capaian daerahnya yang tetap tinggi walaupun pandemi belum berakhir.

Dia pun optimis di akhir tahun nanti, pertumbuhan ekonomi akan melejit kembali sampai dua digit.

“Saya yakin banget ekonomi kita bisa (kembali) tembus 10 persen,” tuturnya.

Pada PTBI 2021, panitia menyerahkan sejumlah award kepada lembaga pemerintah, perbankan, pelaku IKM dan mitra kerja Bank Indonesia perwakilan Sulteng.

Undangan juga dihibur penampilan band musik d’Masiv di akhir acara. LAH

Komentar

News Feed