PALU– Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Polisi Agus Nugroho memimpin langsung kegiatan penandatanganan Pakta Integritas dan pengambilan sumpah penerimaan terpadu anggota Polri tahun anggaran 2023, Selasa (18/4).
Kegiatan itu berlangsung di Aula Rupatama Polda Sulteng dan dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Polisi Hery Santoso, Irwasda Kombes Polisi Asep Adhiatma, beberapa pejabat utama, panitia, dan pengawas internal dan eksternal Polri serta tenaga ahli.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Sulteng mengatakan, hal ini merupakan wujud komitmen seluruh panitia penerimaan dalam setiap tahapan seleksi, sehingga dapat dilaksanakan dengan prinsip Betah (Bersih, Transparansi, Akuntabel dan Humanis), clean and clear serta anti KKN.
Dia mengatakan, pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas ini memiliki makna yang sangat penting dalam proses penerimaan terpadu anggota Polri tahun anggaran 2023.
Agus menuturkan, selama proses penerimaan terpadu anggota Polri dilaksanakan dengan system one day result.
Sehingga hasil ujian dapat terverifikasi dengan cepat setelah ujian dilaksanakan melalui sarana CCTV.
Untuk diketahui, jumlah peserta pendaftar di Polda Sulteng melalui jalur Akpol 87 orang terdiri dari (81 pria dan enam wanita), Bintara PTU sebanyak 1.567 orang terdiri dari 1.367 pria dan 200 wanita.
Selain itu, Bintara Polair 12 pria, Bintara Brimob 103 pria, serta tenaga kesehatan 11 orang terdiri dari 10 pria dan satu wanita. Sedangkan untuk Tamtama Brimob sebanyak 109 orang pria.
Sementara itu, Kapolda Agus Nugroho mengeluarkan maklumat sesuai Nomor: Mak/1/IV/2023 tanggal 5 April 2023 tentang penerimaan calon anggota Polri TA 2023.
Kapolda Sulteng berharap agar tidak ada lagi orang tua yang berusaha mencari jalan pintas dengan cara Kolusi, Korupsi, Nepotisme (KKN) serta konspirasi untuk meloloskan anak atau saudaranya yang ingin menjadi anggota Polri.
“Semua harus ikuti tes tahapan seleksi, jika ada yang ketahuan (KKN) akan langsung didiskualifikasi,” tegas kapolda saat memimpin penandatanganan pakta integritas.
Berikut maklumat Kapolda Sulteng terkait penerimaan calon anggota Polri:
1. Proses penerimaan calon anggota Polri tidak dipungut biaya apapun;
2. Proses penerimaan calon anggota Polri bebas dari praktik korupsi, kolusi, nepotisme dan konspirasi;
3. Proses penerimaan calon anggota Polri menerapkan prinsip seleksi yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis;
4. Polri akan menindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku kepada siapapun yang melakukan penyimpangan;
5. Bila menemukan adanya pihak-pihak yang mengaku dapat membantu meluluskan atau memberi janji kepada calon untuk masuk menjadi anggota Polri dalam bentuk imbalan apapun agar melaporkan melalui hotline WhatsApp Polda Sulteng.
a. Dumasan Itwasda: 081245967258
b. Call Center Biro SDM: 085958041535
c. Yanduan Propam: 08114541818. CAL













Komentar