Kuliah di Universitas Terbuka Palu Tidak Ada Batas Umur

-Utama-
oleh

PALU– Universitas Terbuka Palu, Sulawesi Tengah meresmikan gedung baru di Jalan Pendidikan, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore pada Selasa (27/2/2024) pagi.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Husaema yang hadir mewakili Walikota Palu mengatakan, capaian indikator indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Palu tahun 2023 sebesar 83,71 poin.

Menurutnya, prestasi ini menggambarkan status pembangunan manusia di Kota Palu berada pada level sangat tinggi.

Dia mengatakan, selama lima tahun terakhir, IPM di Kota Palu rata-rata tumbuh sebesar 0,67 poin per tahun.

“IPM terdiri atas dimensi kesehatan, pendidikan dan ekonomi,” katanya.

Olehnya keberadaan UT Palu, selain memberikan kemudahan dalam proses belajar mengajar melalui pemanfaatan teknologi yang nir batas, juga harus mampu mendorong peningkatan IPM di Kota Palu, Sulawesi Tengah, bahkan Indonesia.

Mewakili walikota, dia mengucapkan selamat atas peresmian dan pemanfaatan gedung baru UT Palu.

Dia berharap, semoga dengan pemanfaatan gedung baru, akan menambah semangat dalam membangun sumber daya manusia kota, Sulawesi Tengah, dan Indonesia.

“Mari solid bersama, bergerak semakin cepat untuk Palu, Sulawesi Tengah, dan Indonesia yang lebih baik,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur UT Palu, Wijanarko mengatakan, kegiatan layanan pendidikan di UT menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh yang sangat menekankan pada kemandirian mahasiswa.

Dalam kegiatan belajar, dosen dipresentasikan dalam bentuk bahan ajar cetak dan non cetak yang dirancang sedemikian rupa agar dapat dipelajari mahasiswa secara mandiri.

Kuliah di UT kata dia, sesuai kapasitasnya dan tidak ada pembatasan waktu, boleh empat tahun, 10 tahun, 30 tahun atau seumur hidup dan tidak akan diDropOut.

“Tidak ada batas umur, sampai kakek-kakek, nenek-nenek, giginya tinggal satu pun boleh kuliah di UT. Itulah yang membedakan UT dengan kampus lainnya, silakan bergabung di UT. (Biayanya) Murah tetapi tidak murahan, tidak usah meninggalkan daerahnya, masyarakat yang tinggal di Tojo Unauna tidak perlu lagi pergi jauh ke Palu, tetap disana, bukan masyarakat yang datang ke kampus, tetapi kami yang akan mengetuk pintu-pintu mereka,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, sejauh ini UT di Indonesia telah melahirkan jutaan alumni dan puluhan ribu diantaranya berasal dari UT Palu.

Untuk tahun ini, pihak UT Palu menargetkan jumlah mahasiswa sebesar 5.145 orang. Sementara jumlah mahasiswa UT Palu yang aktif hingga saat ini sebanyak 3.350 orang. CAL

Komentar