BANGGAI– Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah pria gantung diri di kompleks Pekuburan Cina, Jalan Pulau Kalimantan, Kelurahan Kompo, Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada Senin (24/11/2025) malam.
“Sekira pukul 22.45 Wita anggota menerima laporan masyarakat adanya jenazah pria gantung diri di kompleks kubur cina,” kata Kepala Seksi Humas Polres Banggai, Iptu Saiman kepada jurnalis, Selasa (25/11/2025).
Dari keterangan saksi yakni istri korban, Anita Puspitasari Kadir (39), mengatakan, korban bernisial AU (39), warga kompleks Rajawali, Jalan Muhammad Yamin, Luwuk ini, keduanya sempat terlibat perselisihan masalah rumah tangga.
“Kemudian korban mengajak saksi untuk pergi ketempat yang sunyi untuk bercerita, membicarakan permasalahan keluarga mereka,” ungkap Amin mengutip keterangan istri korban.
Setelah beberapa saat mencari tempat, berhentilah mereka di kompleks Tanjungsari Kelurahan Karaton.
Disana, mereka berdua terlibat percekcokan hingga diduga korban sempat memukul istrinya di bagian mulut.
Dia menuturkan, sekira jam 22.00 Wita, korban kembali mengajak saksi ke kompleks pekuburan cina.
“Sesampainya ia langsung mau melakukan gantung diri. Saksi coba mencegah tetapi didorong korban, kemudian berlari minta pertolongan,” tuturnya.
“Saat saksi kembali ke lokasi kejadian mendapati suaminya dalam kondisi tergantung tak bernyawa,” katanya.
Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas kematian korban dan menolak untuk dilakukan autopsi. HAL














Komentar