PALU– Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Polisi Edi Sutendi menghadiri sekaligus membuka kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Tahun Anggaran 2026, Kamis (16/4) di Aula Rupatama polda setempat.
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Propam Polri Dalam Mengamankan, Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah Tahun 2026” ini dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulteng dan seluruh Kepala Seksi Propam polres jajaran.
Rakernis tersebut juga menghadirkan pemateri dari internal maupun eksternal, yakni dari Ombudsman RI Perwakilan Sulteng, Pomdam XXIII/Palaka Wira, serta dari Itwasda Polda Sulteng.
Dalam sambutannya, Kapolda Endi menyoroti perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks, ditandai dengan kemajuan teknologi informasi dan keterbukaan ruang publik yang berdampak pada meningkatnya pengawasan masyarakat terhadap kinerja aparat negara, termasuk Polri.
Menurutnya, dalam kondisi tersebut, setiap sikap, tindakan, dan keputusan anggota Polri tidak hanya diukur dari kepatuhan terhadap hukum positif, tetapi juga dari dimensi etika, moral, integritas, serta rasa keadilan.
“Hal ini secara langsung berimplikasi pada tingkat kepercayaan publik dan legitimasi institusi Polri. Oleh karena itu, penguatan pengawasan internal merupakan instrumen strategis dalam menjaga marwah, integritas, dan akuntabilitas Polri di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi,” ujar Kapolda Endi.
Dia berharap momentum rakernis ini dapat menjadi wadah untuk bersinergi dan berdiskusi terkait berbagai persoalan yang dihadapi, sekaligus merumuskan program dan kegiatan Bidang Propam Polda Sulteng, baik dari sisi perencanaan, pengorganisasian, hingga pelaksanaan program secara efektif dan efisien.
Selain itu, rakernis ini juga diharapkan menjadi entry point dalam melakukan reformasi sistem pengawasan dan penegakan hukum internal, termasuk penelitian dan rehabilitasi personel, serta peningkatan fungsi pelayanan dan pengaduan masyarakat terhadap perilaku menyimpang anggota Polri.
Kapolda juga menekankan pentingnya membangun kerja sama, soliditas, dan sinergitas internal dengan seluruh satuan kerja dan satuan kewilayahan guna meningkatkan kualitas pelayanan (Quality Improvement) serta sistem kerja yang mampu mencegah terjadinya pelanggaran (Risk Management).
Sebelum mengakhiri sambutannya, kapolda memberikan sejumlah penekanan kepada jajaran Bidang Propam, di antaranya menjaga integritas sebagai personel Propam dan menjadi teladan bagi anggota lainnya, meningkatkan komunikasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta mengoptimalkan layanan pengaduan masyarakat melalui sistem Yan Dumas Propam Polri berbasis barcode (QR Code).
Selain itu, personel juga diingatkan untuk memberikan pelayanan yang mudah, responsif, dan penuh empati dengan mengedepankan prinsip 5S, yakni Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun dalam menerima aduan masyarakat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Polisi Djoko Wienartono menegaskan, Rakernis Bidang Propam ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat fungsi pengawasan internal Polri, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga sarana peningkatan kapasitas personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di era keterbukaan informasi saat ini.
“Melalui rakernis ini, diharapkan seluruh personel Propam semakin profesional, berintegritas, dan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ungkapnya.
Djoko juga berharap hasil dari rakernis ini dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus meminimalisir potensi pelanggaran oleh anggota Polri.
Dengan demikian kata dia, Bidang Propam Polda Sulteng diharapkan semakin solid dan adaptif dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi serta mampu menjawab harapan masyarakat di masa mendatang. CAL













Komentar