PALU– Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid memimpin apel gabungan yang diikuti personel Satpol PP, Linmas, Dinas Perhubungan, Korcam Padat Karya, dan Pengawas Padat Karya di halaman kantornya, Selasa (23/6/2026).
Apel tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palu.
Dalam arahannya, Walikota Hadianto menyampaikan, berbagai keberhasilan pembangunan yang diraih Kota Palu hingga saat ini tidak terlepas dari kontribusi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat bekerja secara bersama-sama dalam satu tujuan sama.
Menurutnya, kemajuan Kota Palu merupakan hasil kerja kolektif yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari jajaran pimpinan daerah, kepala OPD, staf pemerintahan, pengawas padat karya, koordinator kecamatan, hingga seluruh pemangku kepentingan yang turut berperan dalam pembangunan kota.
“Sebagai Walikota Palu saya tidak bisa berjalan sendiri. Ada ibu wakil walikota, ibu sekda, kepala OPD, para pejabat, staf, pengawas padat karya, korcam, dan seluruh stakeholder yang bersama-sama berkontribusi untuk kemajuan Kota Palu,” ujarnya.
Walikota menegaskan, kepedulian terhadap Kota Palu harus diwujudkan melalui berbagai aspek, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, pengawasan hewan ternak, penataan parkir kendaraan, penertiban pedagang, hingga peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi daerah.
Menurutnya, berbagai sektor tersebut dapat berjalan dengan baik karena Pemkot Palu terus memperkuat sektor jasa dan pelayanan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Selain itu, walikota juga menekankan pentingnya penegakan aturan di lapangan.
Walikota meminta seluruh petugas untuk tetap bertindak tegas terhadap berbagai pelanggaran yang dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan kota.
Walikota mencontohkan, masyarakat yang mengabaikan kebersihan lingkungan perlu diberikan sanksi sesuai ketentuan berlaku.
Begitu pula kendaraan parkir di atas trotoar maupun masyarakat yang tidak memenuhi kewajiban membayar pajak dan retribusi daerah.
Meski demikian, walikota mengingatkan, setiap pelaksanaan tugas harus dilakukan dengan pendekatan yang humanis.
“Dalam melaksanakan tugas di lapangan, tetap lakukan dengan cara yang humanis. Sampaikan hal-hal yang perlu disampaikan kepada masyarakat dengan baik, tanpa membuat mereka merasa tersakiti. Ketegasan harus berjalan beriringan dengan pendekatan yang humanis,” tegasnya.
Walikota juga mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran yang selama ini telah berkontribusi terhadap berbagai capaian Kota Palu.
Menurutnya, upaya yang dilakukan tidak sia-sia dan telah membuahkan hasil berupa berbagai penghargaan diraih pemkot.
Salah satu penghargaan menjadi kebanggaan bersama adalah Piala Adipura, selain sejumlah penghargaan bergengsi lainnya yang berhasil diraih Kota Palu dalam beberapa tahun terakhir.
“Semua penghargaan yang kita raih merupakan hasil kerja bersama. Prestasi tersebut kembali kepada kita semua yang telah bekerja dan mengabdikan diri untuk kemajuan Kota Palu,” katanya.
Mengakhiri arahannya, walikota mengajak seluruh peserta apel untuk terus menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap Palu demi mewujudkan kota yang semakin bersih, tertib, nyaman, dan berkelanjutan.
“Marilah kita sama-sama peduli terhadap kota ini. Apa yang kita lakukan hari ini bukan hanya untuk kepentingan kita saat ini, tetapi juga untuk masa depan anak cucu kita yang akan menikmati hasil pembangunan Kota Palu,” tuturnya. CAL










Komentar