DONGGALA– Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu kembali melaksanakan operasi SAR dukungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sibualong, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Kepala KPP Palu, Muh Rizal mengatakan, penanganan karhutla memasuki hari kedua dan saat ini masih dalam status penanganan dan monitoring.
Operasi dilaksanakan melalui Posko Terpadu Lintas Sektoral Penanganan Karhutla Tim Gabungan Kabupaten Donggala.
Pada pukul 07.00 Wita, tim gabungan terlebih dahulu melaksanakan briefing untuk mengecek kekuatan personel, kesiapan alat dan peralatan, pembagian tugas, serta penyampaian petunjuk keselamatan kerja.
Selanjutnya, pada pukul 07.15 Wita, tim gabungan melaksanakan pemadaman di area yang terdampak dengan luas sekitar tiga hektare.
Pemadaman dibagi menjadi tiga tim dengan menggunakan kendaraan Manggala Agni dan sejumlah peralatan pendukung lainnya.
“Lokasi kebakaran berada di Desa Sibualong dengan koordinat 0°01’55.7″N 119°53’50.0″E,” katanya.
Berdasarkan kondisi di lapangan kata dia, api masih menyala dan berada di wilayah hutan dan pegunungan dengan arah menuju permukiman.
Dalam penanganan tersebut, pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengerahkan 12 personel Basarnas untuk bergabung bersama unsur terkait yakni Manggala Agni, BPBD Donggala, Dinas Kehutanan, pemerintah desa, KPA Kecamatan Balaesang, serta masyarakat setempat.
Untuk mendukung pelaksanaan operasi, personel membawa sejumlah peralatan, di antaranya satu unit truk personel, motor trail, dua set SCBA, tiga set APD, dua set spray, dua unit HT, peralatan navigasi, peralatan medis, peralatan evakuasi, serta fire truck.
“Kondisi kebakaran saat ini masih dalam proses pemadaman,” tuturnya.
Dia menambahkan, meskipun api mengarah menuju permukiman, masyarakat dilaporkan belum terancam.
Namun, kondisi tersebut tetap memiliki risiko membahayakan jiwa, sehingga penanganan dan pemantauan terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Tim gabungan saat ini masih melaksanakan proses pemadaman di area yang terdampak.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat sesuai perkembangan kondisi di lapangan. HAL








