SIGI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung kesiapan pos pengamanan (pospam) dan pelayanan (posyan) Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayahnya pada Kamis (19/3/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 21.00 Wita tersebut diawali dari Mapolres Sigi di Desa Maku, Kecamatan Dolo, sebelum rombongan bergerak meninjau sejumlah titik pos pengamanan yang telah disiapkan untuk mendukung kelancaran perayaan Lebaran tahun ini.
Rombongan yang dipimpin Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, bersama Kapolres Sigi, AKBP Kari Amsah Ritonga memulai kunjungan ke Pos Pengamanan Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Biromaru.
Selanjutnya, rombongan menuju Pos Binangga di Kompleks Taman Asmaul Husna Marawola, dan menutup rangkaian pemantauan di Pos Pengamanan Karanjalembah, Desa Kalukubula.
Selain meninjau kesiapan personel serta sarana pendukung pengamanan, rombongan juga menyerahkan bingkisan kepada petugas yang berjaga di lapangan.
Sebanyak 18 paket bingkisan diberikan kepada petugas di tiga pos yang dikunjungi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga keamanan masyarakat selama momentum Lebaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sigi, Ikra Ibrahim, Pabung Sigi, Mayor Inf Tarno, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sigi, Resky Andri Ananda, Kepala Dinas Perhubungan Sigi, Andi Ilham, Kepala Badan Kesbangpol, Mohamad Riyadh, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sigi.
Secara keseluruhan, pemerintah daerah bersama aparat keamanan telah menyiapkan tujuh pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di Kabupaten Sigi.
Pos-pos tersebut disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik, memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjaga keamanan selama rangkaian perayaan Idul Fitri.
Kapolres Kari Amsah Ritonga menjelaskan, pengamanan juga akan difokuskan pada kegiatan malam takbiran yang diperkirakan berlangsung di sejumlah kecamatan dan desa.
Menurutnya, Polres Sigi telah menyiapkan personel pengamanan yang melibatkan jajaran polres dan polsek, serta didukung oleh unsur TNI, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat.
“Kami telah menyiapkan personel untuk mengamankan kegiatan takbir keliling. Pengamanan akan melibatkan jajaran polres hingga polsek dengan dukungan TNI, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat,” ujarnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan petasan atau mercon saat merayakan malam takbiran.
“Kami mengharapkan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan khidmat dan tetap menjaga situasi yang aman serta kondusif,” katanya.
Sementara itu, Bupati Rizal Intjenae menegaskan, perbedaan penentuan waktu Hari Raya Idul Fitri di masyarakat tidak perlu menjadi persoalan yang dapat memicu perpecahan.
Menurutnya, perbedaan tersebut merupakan bagian dari dinamika dalam penentuan kalender hijriah yang harus disikapi dengan sikap saling menghargai.
“Kalau ada yang lebih dulu merayakan, silakan. Yang belum juga harus tetap saling menghargai. Yang terpenting adalah menjaga kebersamaan dan persaudaraan,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memastikan keamanan masyarakat selama momentum Idul Fitri.
Dia menjelaskan, pemantauan pos pengamanan dilakukan lebih awal agar seluruh personel dapat fokus menjalankan tugas pengamanan di wilayah masing-masing, khususnya saat pelaksanaan takbir keliling di tingkat kecamatan dan desa.
“Dengan pengecekan lebih awal ini, kita berharap seluruh pengamanan dapat berjalan maksimal sehingga masyarakat bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya. CAL












Komentar