Jumat, 24 Juli 2026
BREAKING

12 Orang Tewas di India Saat Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas

FOTO: TANGKAPAN LAYAR VIDEO REUTERS/ANI

NEW DELHI– Sedikitnya 12 pekerja tewas setelah sebagian terowongan yang sedang dibangun runtuh akibat ledakan gas di negara bagian Sikkim, timur laut India.

Operasi penyelamatan terus dilakukan untuk menemukan 13 orang lainnya yang dilaporkan terjebak di dalam terowongan sejak terowongan tersebut runtuh pada hari Senin.

Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF) mengatakan insiden itu terjadi sekitar 1,5 km (0,9 mil) di dalam terowongan.

Terowongan yang sedang dibangun, yang dirancang untuk mengalirkan air dari Sungai Teesta di dekatnya ke turbin pembangkit listrik tenaga air, adalah bagian dari proyek yang lebih besar di negara bagian Himalaya yang sedang dikembangkan oleh National Hydroelectric Power Corporation (NHPC) milik negara.

Kecelakaan itu terjadi “setelah ledakan tiba-tiba dari gas metana yang diduga terperangkap/tertanam di dalam bebatuan yang menyebabkan ledakan yang menghasilkan asap padat dan gas beracun”, kata NHPC dalam sebuah pernyataan.

Dalam pernyataan terpisah, pemerintah Sikkim mengatakan kecelakaan itu disebabkan oleh “pembakaran gas metana”.

Metana adalah gas alami yang terkadang terperangkap di bawah tanah. Jika terowongan melepaskannya ke dalam ruang terbatas dan bersentuhan dengan percikan api atau sumber penyulut lainnya, benda tersebut dapat terbakar atau meledak, kata seorang pejabat pemerintah.

Melansir BBC, ada 27 orang yang bekerja di bagian berbeda di dalam terowongan – dua di antaranya berhasil melarikan diri setelah ledakan dan 25 orang terjebak. “Dari 25 orang yang terjebak, sejauh ini kami telah menemukan 12 jenazah, dan tim sedang berupaya menemukan 13 pria lainnya,” kata Inspektur Polisi Sonam D Bhutia kepada BBC, Rabu pagi.

Polisi mengatakan mereka telah mengidentifikasi tujuh korban. Salah satunya berasal dari Sikkim, sementara yang lain adalah migran dari negara bagian Benggala Barat, Uttarakhand, dan Assam. Para pejabat mengatakan penyebab kematian mereka akan dipastikan setelah pemeriksaan post-mortem.

Operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung difokuskan pada zona spesifik sepanjang 200 meter di mana kemungkinan besar orang-orang yang tersisa berada, kata petugas NDRF Mohsen Shahedi kepada kantor berita ANI.

Ketua Menteri Prem Singh Tamang telah membentuk tim investigasi khusus sehubungan dengan insiden tersebut. “Kami telah melibatkan tim ahli untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana caranya. Kami akan mengambil tindakan berdasarkan temuan tersebut,” kata Tamang kepada wartawan.

(sumber: sindonews.com)

SultengTerkini

12 Orang Tewas di India Saat Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas