
SultengTerkini.Com, PALU– Sebanyak 691 wisudawan dari tingkat Diploma, Sarjana serta Pascasarjana dikukuhkan oleh Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu Muhammad Basir pada wisuda ke 93 Untad di Auditorium Utama kampus itu, Senin (20/8/2018).
Adapun urutan dan jumlah wisudawan angkatan 93 terdiri dari Pascasarjana 24 orang, Kedokteran 35 orang, Peternakan dan Perikanan 21 orang, Ekonomi 106 orang, dan Kesehatan Masyarakat tujuh orang.
Kemudian Pertanian 35 orang, Matematika dan IPA 35 orang, Kehutanan 15 orang, Keguruan dan Ilmu Pendidikan 199 orang, Hukum 89 orang, Teknik 48 orang, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 77 orang.
Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) yang diwakili oleh Sekretaris Provinsi Mohamad Hidayat mengucapkan selamat atas keberhasilan telah menyelesaikan pendidikan.
“Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati beserta keluarga atas keberhasilannya menamatkan studi pendidikan di perguruan tinggi Universitas Tadulako dan berhak menyandang gelar sarjana,” ucapnya.
Sekprov Hidayat juga menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi atas penyelenggaraan wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke 93, dengan menciptakan 691 generasi intelektual, yang nantinya akselerator penting dalam membangun Sulteng maju, mandiri dan berdaya saing.
Ia mengatakan, menyandang status sarjana di tengah-tengah lingkungan dinamis dan kompleks di masyarakat tentu saja membawa konsekuensi moral dan intelektualitas yang tidak ringan.
Sebab di mata masyarakat awam, para wisudawan dan wisudawati mempunyai nilai lebih baik dari sisi keilmuan dan etika.
Menurutnya, ilmu yang sudah diserap dari Untad akan ditransfer dan diterapkan dalam menyelesaikan permasalahan.
“Lingkungan masyarakat akan menjadi laboratorium saudara-saudara sekalian untuk menguji setiap ilmu yang didapatkan selama di bangku kuliah,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Sekprov berpesan agar wisudawan dan wisudawati terus meningkatkan wawasan yang dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan secara mandiri dan bermanfaat serta senantiasa menjaga hubungan silatuhrahmi dengan almamater untad.
“Wisudawan dan wisudawati mesti cakap dalam menerapkan keterampilan agar menjadi figur yang profesional di bidangnya yang beretos kerja, mampu menangkap peluang dan mampu bersaing untuk berkarya dan berproduktivitas sebagai berkah bagi bangsa dan negara, khususnya bagi Provinsi Sulawesi Tengah,” harapnya.
Rektor Untad Muhammad Basir Cyio dalam pesan almamaternya menyampaikan momen kali ini terasa sangat spesial.
Sebab diapit oleh dua suasana yang penuh berkah yakni peringatan detik detik proklamasi kemerdekaan yang ke 73 pada tanggal 17 Agustus dan Hari Raya Idul Adha pada 22 Agustus 2018.
Rektor berpesan agar para wisudawan hendaknya jangan biarkan jati diri tergerus oleh sepercik kesombongan dan harus bersedia menghancurkan apa pun yang tidak baik dalam hidup agar menjadi sosok insaniah membanggakan. */CAL














Komentar