
SultengTerkini.Com, PALU– Partai Golongan Karya (Golkar) menyatakan telah membangun komunikasi politik untuk berkoalisi mengusung Bupati petahana Poso, Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu dalam pilkada serentak pada 23 September 2020.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Poso, Darmin Agustinus Sigilipu menyatakan pihaknya telah membangun komunikasi politik dengan beberapa partai politik (parpol) di wilayahnya untuk memuluskan langkah kemenangan di pilkada tahun ini.
Meski jumlah kursi Golkar Poso sudah cukup untuk mengusung satu pasang kandidat yakni tujuh kursi di DPRD setempat, namun menurut Darmin, upaya koalisi dengan partai lain tetap akan dibangun demi mewujudkan Poso yang lebih baik lagi.
Menurut Darmin, untuk membangun Poso itu tidak boleh sendirian.
Dia mengatakan, membangun Poso itu harus sesuai dengan semboyannya orang Poso, Sintuwu Maroso. “Kalau kita bersatu kita pasti akan kuat. Saya berusaha untuk koalisi dengan partai-partai yang mau berkoalisi,” ujar Darmin Sigilipu yang saat ini masih menjabat Bupati Poso itu kepada jurnalis.
Darmin Sigilipu menegaskan, sikap politik Partai Golkar terbuka dengan partai mana saja yang ingin berkoalisi.
Dia menyebutkan, sejumlah partai yang dijalin komunikasi untuk berkoalisi diantaranya PKS, PDIP, Gerindra, PPP, Berkarya.
“Kita siap berkoalisi dengan partai apa saja, mungkin Perindo, dan mungkin juga besar kemungkinan sama NasDem,” tutur Darmin Sigilipu.
Sinyal Golkar akan berkoalisi dengan NasDem terlihat dalam suatu kegiatan Partai NasDem di kantor DPW Partai NasDem Jalan Chairil Anwar Palu.
Ketua DPW NasDem Sulteng, Atha Mahmud bersama Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira, serta bakal calon gubernur Sulteng Rusdy Mastura berfoto dengan simbol “C”.
“Ayo tangannya C. C ini artinya cerdas,” ujar Nilam Sari Lawira saat mereka akan foto bersama dengan kader NasDem.
C adalah simbol Poso Cerdas yang dipopulerkan Darmin Sigilipu, yang bermakna Poso yang ceria, elok, ramah, damai, adil, dan sejahtera. CAL/THA











Komentar