
SultengTerkini.Com, TOLITOLI– Sebagai wujud eksistensi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli di Sulawesi Tengah dalam melindungi warganya dari ancaman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), penutupan sementara jalur masuk ke wilayah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah kembali diperpanjang untuk tahap ketiga.
Penutupan sementara jalur masuk tahap ketiga ini berbeda waktunya dengan tahap pertama dan tahap kedua yang masing-masing hanya 14 hari.
Tahap ketiga ini mulai berlaku 27 April 2020 jam 00.00 Wita hingga 29 Mei 2020 atau selama 33 hari.
Batas waktu penutupan sementara tahap ketiga itu disesuaikan dengan masa berakhirnya tanggap darurat bencana Covid-19 yang sebelumnya sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Keputusan untuk memperpanjang penutupan sementara jalur masuk ke wilayah Kabupaten Tolitoli itu diambil dalam rapat koordinasi (rakor) yang digelar di Aula Wisma Daerah Bale Tau Dako Lipu pada Sabtu (25/4/2020) malam dipimpin Bupati Tolitoli Mohammad Saleh Bantilan.
Rakor yang dihadiri unsur forum koordinasi pimpinan daerah, organisasi perangkat daerah terkait serta Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Tolitoli itu digelar mengingat penutupan sementara jalur masuk tahap kedua akan berakhir pada Ahad (26/4/2020) malam ini pukul 00.00 Wita.
Bupati Saleh Bantilan mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen untuk mencegah masuknya Virus Corona ke wilayah Kabupaten Tolitoli melalui pergerakan orang dalam jumlah yang besar.
Olehnya itu, Bupati Saleh Bantilan meminta kepada warganya yang saat ini masih berada di luar daerah agar bersabar dengan kondisi ini untuk jangan dulu pulang ke Tolitoli.
Apalagi saat ini ada larangan mudik yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah.
“Di bulan Ramadan ini mari kita sama-sama berdoa agar wabah virus ini cepat berakhir, sehingga kehidupan keagamaan, sosial, dan ekonomi kita akan kembali normal,” kata Bupati Saleh Bantilan berharap. CAL












