
SultengTerkini.Com, SIGI– Ribuan liter barang bukti minuman keras (miras) dan knalpot bising atau bogar hasil sitaan Polres Sigi melalui Operasi Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (K2YD) dimusnahkan.
Pemusnahan berlangsung di halaman Mapolres Sigi, Senin (10/5/2021).
Kegiatan pemusnahan itu dipimpin Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama dan dihadiri Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, serta unsur forum koordinasi pimpinan daerah setemoat.
Kapolres Yoga mengatakan, adapun jumlah barang bukti miras yang dimusnahkan yakni sebanyak 638,5 liter untuk jenis “Cap Tikus” dan 1.016,5 liter Saguer. Sementara untuk knalpot bising atau bogar sebanyak 15 buah.
“Ribuan liter miras ini kami amankan dalam operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan,” tuturnya.
Kapolres mengatakan, beberapa permasalahan di wilayah Kabupaten Sigi penyebabnya adalah karena miras dan knalpot bogar.
Dia berharap, kedepannya tempat penjualan maupun pembuat miras tidak lagi beroperasi. Sebab jika tidak, pihaknya kembali akan melakukan tindakan yang sama.
Kapolres pun menegaskan, revisi Perda Miras kedepannya yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sigi tentunya akan mendukung langkah-langkah tegas dan terukur pada pembuat dan penjual miras tersebut.
Sementara itu, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongin mengapresiasi dan berterima kasih atas langkah-langkah tegas yang dilakukan pihak kepolisian.
Wabup berharap, pemusnahan ribuan liter miras ini bisa menekan angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Sigi yang disebabkan oleh miras dan knalpot bising.
“Jadi langkah ini merupakan langkah antisipasi yang sangat positif. Maka itu, kami pemerintah daerah menyampaikan apresiasi sekaligus berterima kasih kepada jajaran Polres Sigi,” tutur Wabup Samuel Yansen.
Tindak lanjut kedepan kata wabup, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk terus melakukan operasi pemberantasan miras maupun knalpot bising.
“Perda miras memang sudah ada, tinggal ada beberapa yang akan direvisi, sehingga kedepan kami berharap angka kriminalitas di Sigi bisa ditekan,” katanya. CAL









