Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Wagub Sulteng Sampaikan Lima Gagasan Besar

WAKIL Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Ma’mun Amir membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah dan Reformasi Birokrasi di kantor Bappeda Sulteng, Selasa (29/6/2021). FOTO: BIRO ADPIM

SultengTerkini.Com, PALU– Wakil Gubernur (wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng), Ma’mun Amir membuka Rapat Koordinasi (rakor) Penanggulangan Kemiskinan Daerah dan Reformasi Birokrasi di kantor Bappeda Sulteng, Selasa (29/6/2021).

Wagub Ma’mun Amir menyampaikan lima gagasan besarnya bersama gubernur sesuai dengan visi dan misi “Gerak Cepat Menuju Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera dan Lebih Maju”.

Pertama kata dia, pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan menjadi prioritasnya bersama gubernur.

“Kebijakan kami bersama gubernur bahwa pembangunan infrastruktur yang mendukung produktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Kedua, bantuan langsung tunai kedepan dilakukan evaluasi untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat atas keahlian yang dimiliki.

Ketiga, program peningkatan pembangunan dengan dukungan Rp 100 miliar untuk masing-masing kabupaten dan kota.

Pemanfaatannya kedepan untuk program prioritas sesuai dengan musrenbang kabupaten/kota dan prioritas pembangunan Sulteng.

Keempat, percepatan pembentukan daerah otonom baru seperti pembentukan kota di beberapa daerah yang memiliki potensi seperti pembentukan Kota Luwuk, Kota Poso dan Kota Parigi, kalaupun saat ini ada moratorium untuk pemekaran, tetapi perlu dilakukan feasibility study.

Kelima, mempercepat penyelesaian masalah separatis di Poso dengan pendekatan kesejahteraan dan pembangunan masyarakat.

“Kami mengharapkan kita menyelesaikan masalah harus berbasis kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, filosopi yang menyatakan kalau burung bisa ditembak dengan katapel kenapa harus ditembak dengan meriam.

“Filosopi ini kita pakai untuk menyelesaikan masalah yang ada,” katanya. CAL