PALU– Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri pelepasan jenazah Ketua Utama PB Alkhairaat, HS Saggaf bin Muhammad Aljufri di kompleks Alkhairaat, Rabu (4/8/2021).
Dalam sambutannya, Walikota Hadianto mengatakan, masyarakat provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu pasti merasa kehilangan yang sangat besar atas meninggalnya Habib Saggaf.
Dia teringat saat dirinya bersilaturahmi dengan almarhum Habib Saggaf untuk menyampaikan niat maju dalam pemilihan Walikota Palu tahun 2020 yang lalu.
Almarhum Habib Saggaf menitipkan pesan kepada Walikota Hadianto.
“Beliau berpesan kepada kami saat itu ‘antum tidak usah ingat saya. Saya berpesan kepada antum, untuk jaga umat ini,” ucap Walikota Hadianto sambil meneteskan air mata.
Dia menyatakan dirinya sebagai Walikota Palu saat ini akan berdiri di depan Alkhairaat untuk menjaga Alkhairaat, jangan sampai sepeninggal almarhum Habib Saggaf justru bercerai berai.
“Atas nama masyarakat Kota Palu menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada almarhum yang telah banyak berjasa bagi masyarakat,” ungkapnya.
Walikota juga secara khusus memohon maaf kepada keluarga besar PB Alkhairaat apabila pada saat habib jatuh sakit, pihaknya Pemerintah Kota Palu belum maksimal memberikan pelayanan kepada almarhum.
“InsyaAllah kita semua dapat menjaga amanah yang telah disampaikan almarhum selama ini,” katanya.
Sebagaimana diketahui untuk menghormati jasa-jasa almarhum Habib Saggaf, Walikota Palu juga telah mengimbau para camat, lurah, dan masyarakat di wilayahnya agar menaikkan bendera setengah tiang selama tiga hari dari Rabu (4/8/2021) hingga Jumat (6/8/2021). CAL














Komentar