Enam Dosen Fisip Untad akan Diusulkan Jadi Guru Besar

-Utama-
oleh

PALU– Pihak Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Tadulako (Untad) Palu telah menyiapkan tim reakreditasi di masing-masing program studi (prodi).

Diketahui akreditasi di lima prodi Fisip akan habis masa berlakunya pada tahun 2023.

Kelima prodi tersebut ialah Antropologi yang kini memiliki akreditasi A, Ilmu Komunikasi akreditasi B, Ilmu Pemerintahan akreditasi B, Sosiologi akreditasi B, dan Administrasi Publik akreditasi B.

Dekan Fisip Untad, Muhammad Khairil mengatakan, akhir tahun 2022 persiapan reakreditasi akan diusulkan.

Olehnya dia berharap sebelum berakhirnya akreditasi di masing-masing prodi sudah keluar akreditasi baru.

“Saya optimis setiap tim di masing-masing prodi bisa memiliki dokumen akreditasi yang baik dan lengkap agar bisa meraih akreditasi yang sempurna,” ungkapnya saat ditemui jurnalis media ini di ruang kerjanya, Kamis (12/5/2022).

Menurutnya, salah satu indikator penilaian akreditasi ialah prodi harus memiliki Guru Besar (Profesor).

Dia mengatakan, saat ini yang memiliki guru besar hanya dua prodi yaitu Sosiologi dan Ilmu Komunikasi.

Meskipun ada beberapa prodi yang belum memiliki guru besar, namun ada peluang besar bagi prodi yang memiliki banyak dosen bergelar Doktor dan pangkat dosen Kepala Lektor yaitu prodi Administrasi Publik.

“Dulu Administrasi Publik itu akreditasinya A, namun sekarang turun ke B. Analisa kami kenapa turun kemungkinan tidak adanya guru besar di prodi tersebut, tapi nanti kita akan lihat lagi penilaian dari pusat,” pungkasnya.

Selanjutnya, dia juga menjelaskan, saat ini Fisip Untad memprogramkan percepatan proses dosen menuju guru besar.

Saat ini terdapat enam dosen Fisip Untad yang akan diusulkan menjadi guru besar.

Keenam dosen tersebut ialah Abu Jaya, Daswati dan Saharudin dari prodi Administrasi Publik, Hasbullah dari Ilmu Pemerintahan, Haslinda dari prodi Sosiologi, dan Achmad Herman dari prodi Ilmu Komunikasi.

“(Target) saya tidak muluk-muluk, paling tidak dari empat prodi yang akreditasi B, dua prodi bisa naik ke A, syukur-syukur semuanya bisa naik ke A. Meskipun tidak bisa naik setidaknya bisa bertahan dan nilainya naik,” harap orang pertama di Fisip Untad itu. ZEN

Komentar