PALU– Proses seleksi pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke 55 dan 56 Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) memasuki tahap akhir.
Hal itu ditandai dengan pelaksanaan sidang kelulusan tingkat Panitia Daerah (Panda) yang berlangsung di Aula Rupatama Polda Sulteng, Selasa (30/12/2025).
Sidang kelulusan akhir tersebut dipimpin oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulteng, Kombes Polisi Anton Sudjarwo didampingi Kabid Profesi dan Pengamana Polda Sulteng Kombes Polisi Roy Satya Putra, Kasubdit Bhabinkamtibmas Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Sulteng AKBP Ridwan, serta sejumlah pejabat utama Polda Sulteng dan seluruh peserta seleksi SIP.
Dalam sambutan Kapolda Sulteng yang dibacakan oleh Karo SDM Anton Sudjarwo menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia seleksi yang dinilai telah bekerja maksimal, sehingga proses seleksi berjalan aman dan lancar.
Dia menegaskan, seleksi SIP Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan sesuai Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2019 tentang seleksi pendidikan pengembangan bagi pegawai negeri pada Polri.
“Proses seleksi mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel, humanis, kompetitif, dan unggul sebagai wujud komitmen Polri dalam mencetak perwira yang berintegritas,” ujarnya.
Dia mengatakan, seleksi SIP merupakan bagian strategis dalam pengembangan karier anggota Polri sekaligus upaya menyiapkan SDM yang profesional, modern, dan terpercaya.
Oleh karena itu, setiap calon peserta didik dituntut memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan, baik dari aspek etika kepribadian, intelegensia, psikologis, kesehatan, maupun jasmani.
Proses seleksi diawali dengan pendaftaran secara online pada 10 hingga 18 November 2025.
Dari tahapan awal tersebut, tercatat sebanyak 280 bintara peserta terverifikasi yang terdiri dari 272 pria dan delapan wanita untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, verifikasi penilaian 13 komponen serta pemeriksaan kesehatan, tes kesamaptaan jasmani dan bela diri Polri, tes psikologi, tes pengetahuan kepolisian, serta tes keterampilan komputer.
Hasilnya, sebanyak 187 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti sidang akhir kelulusan tingkat Panda, terdiri dari 181 pria dan enam wanita.
“Dari 187 peserta tersisa sebanyak 62 peserta dinyatakan lulus terpilih terdiri dari kuota penghargaan 13 peserta, kuota Kapolda tiga peserta, kuota khusus Bhabinkamtibmas dua peserta, kuota khusus Brimob delapan peserta, kuota khusus Intel dua peserta, kuota Reguler 33 peserta dan kuota khusus Polwan satu peserta,” ungkapnya.
Dalam sidang akhir kata dia, penentuan kelulusan dilakukan berdasarkan nilai akumulasi dari sejumlah komponen, yakni jasmani, psikologi, tes pengetahuan kepolisian, dan tes keterampilan komputer.
Peserta yang lulus terpilih selanjutnya akan diberangkatkan untuk mengikuti pendidikan di Setukpa Lemdiklat Polri di Sukabumi, Jawa Barat.
Anton Sudjarwo juga berpesan kepada peserta yang lulus terpilih agar tidak berpuas diri karena masih terdapat tahapan seleksi lanjutan di tingkat pusat.
Sementara bagi peserta yang belum terpilih diminta tidak berkecil hati dan menjadikan hasil seleksi sebagai bahan evaluasi guna mempersiapkan diri lebih baik pada seleksi SIP tahun berikutnya.
“Apapun hasil yang diumumkan pada sidang akhir ini merupakan hasil terbaik dan dapat dipertanggungjawabkan. Jadikan evaluasi tahun ini sebagai motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik pada kesempatan berikutnya,” pungkasnya. CAL













Komentar