PALU– Seorang Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan Cina, Guo Zhenrong, menjadi korban penganiayaan dan pencurian setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Senin (16/2/2026) malam sekira pukul 20.35 Wita.
Peristiwa tersebut dilaporkan langsung oleh Kapolsek Tawaeli, Iptu Zulham Abdillah kepada Kapolresta Palu, Kombes Polisi Hari Rosena.
Kejadian bermula saat korban mengendarai Mitsubishi Pajero Sport warna hitam bernomor polisi B 1526 JJB, melintas di Jalan Rata Lembah, Kelurahan Kayumalue Ngapa, dan menabrak sepeda motor Yamaha Mio yang sedang terparkir di tepi jalan.
Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian berkumpul dan sebagian melakukan pengejaran terhadap korban sambil melempari mobil dengan batu.
Korban akhirnya berhenti di depan Indomaret Kayumalue Ngapa, lalu mengalami penganiayaan dan pencurian oleh sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya.
Kapolsek Tawaeli yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian langsung bergerak mengamankan dan membawa korban ke RSUD Madani untuk mendapatkan perawatan medis, serta mengumpulkan barang bukti ke Mapolsek Tawaeli.
“Kami langsung mengamankan korban dan mengevakuasinya ke RSUD Madani untuk mendapatkan penanganan medis, karena keselamatan korban menjadi prioritas utama,” ujar Kapolsek Zulham Abdillah.
Dia mengatakan, sesuai instruksi Kapolresta Palu, aparat Polsek Tawaeli mengamankan barang bukti dan saat ini sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas para pelaku penganiayaan dan pencurian tersebut.
Kapolsek menegaskan, proses hukum akan dilakukan secara tegas dan profesional, serta mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan setiap persoalan hukum kepada pihak kepolisian.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian mulut, gigi rontok, serta kehilangan telepon genggam atau handphone (HP), tas berisi surat berharga, dan uang tunai.
Polisi juga mengamankan uang sebesar Rp2.140.000 dari lokasi kejadian pada malam peristiwa.
Hingga saat ini, identitas para pelaku masih dalam penyelidikan, dan pencarian barang milik korban yang hilang masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian. HAL











Komentar