PALU– Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar acara Malam Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, Kamis (12/3/2026) sore, di halaman depan Mapolda Sulteng, Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu.
Kegiatan yang dilaksanakan usai apel gelar pasukan Operasi Terpusat Ketupat 2026 itu, berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulteng, di antaranya perwakilan Gubernur Sulteng, Pangdam XXIII/Palaka Wira beserta jajaran, para pejabat utama, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para mahasiswa.
Kegiatan ini mengangkat tema “Meningkatkan Iman, Takwa dan Profesionalisme Guna Menguatkan Soliditas Dalam Mendukung Transformasi Polri Untuk Masyarakat”.
Kapolda Sulteng, Irjen Polisi Endi Sutendi dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna peristiwa Nuzulul Quran yang menjadi pengingat akan kemuliaan dan keagungan Al Quran sebagai pedoman hidup umat manusia.
“Nuzulul Quran mengingatkan kita akan kemuliaan dan keagungan kitab suci Al Quran yang diturunkan sebagai pedoman hidup bagi umat manusia. Al Quran bukan sekadar kumpulan kata-kata, tetapi merupakan petunjuk yang jelas bagi orang-orang yang berakal dan memiliki keinginan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Dia menegaskan, dalam kehidupan sehari-hari sebagai anggota Polri, personel dihadapkan pada berbagai tugas dan tanggung jawab yang kompleks.
Namun demikian, aspek spiritual tidak boleh diabaikan karena menjadi bagian penting dalam menjalankan profesi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
“Al Quran mengajarkan kita untuk menjadi hamba yang berbakti kepada Allah SWT serta berperilaku adil, jujur dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan dan keputusan. Oleh karena itu, marilah kita terus memperdalam pemahaman akan ajaran Al Quran dan mengaplikasikannya dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam tugas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Pada momentum tersebut juga dilaksanakan peresmian sekaligus penandatanganan prasasti Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Donggala, Polda Sulawesi Tengah.
Kapolda menyampaikan, pembangunan gedung SPKT tersebut bukan sekadar simbol semata, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan yang lebih baik.
“Pembangunan gedung ini bukan hanya sekadar simbol, namun merupakan bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat guna memberikan manfaat bagi kita semua. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Gedung SPKT Polres Donggala sehingga dapat terealisasi sesuai perencanaan,” katanya.
Kapolda juga berpesan kepada Kapolres Donggala agar dapat menjaga dan merawat sarana prasarana yang telah dibangun tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
“Dengan sarana prasarana yang memadai, diharapkan personel dapat bekerja secara maksimal dalam melaksanakan tugas pokoknya melayani masyarakat,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Kapolda Endi mengajak seluruh personel menjadikan momentum Nuzulul Quran sebagai sarana introspeksi diri untuk terus meningkatkan kualitas pribadi dan profesionalitas sebagai anggota Polri.
“Marilah kita jadikan Nuzulul Quran ini sebagai momentum untuk terus belajar membangun diri, meningkatkan profesionalitas, integritas, kejujuran, kedisiplinan, kepedulian serta kualitas kepribadian kita sebagai anggota Polri dalam rangka melaksanakan tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” pungkasnya.
Selain buka puasa bersama, Kapolda Sulteng juga memberikan hadiah umrah kepada lima orang, yang terdiri dari AKP Saptono Budiharjo personel Yanma Polda Sulteng, Bripda Muhammad Awal personel Biro SDM Polda Sulteng, Sugianto M Saleh selaku PHL Masjid Ar Rahman Polda Sulteng, Pengatur Ismail Sulaeman PNS Yanma Polda Sulteng serta Novaldi selaku Marbot Masjid An Nur Satbrimob Polda Sulteng.
Dalam kesempatan tersebut, kapolda didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ida Endi Sutendi juga menyerahkan santunan kepada anak-anak dari panti asuhan serta memberikan bingkisan Lebaran secara simbolis.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ceramah Nuzulul Quran, penampilan tim Asmaul Husna, zikir dan doa bersama yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa. CAL










Komentar