SIGI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi bersama Pertamina Patra Niaga memantau penyaluran gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram (kg) di Kecamatan Marawola pada Selasa (17/3/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan atas instruksi Bupati Sigi guna memastikan distribusi energi bersubsidi tersebut tepat sasaran, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemantauan dipusatkan di halaman Kantor Camat Marawola, di Desa Binangga, dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sigi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Sigi, bersama pihak Pertamina Patra Niaga.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Sigi, Ferdi Rangan menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah antisipatif pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga elpiji di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
Menurutnya, pemantauan juga bertujuan memastikan pangkalan elpiji menjual gas bersubsidi sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Harga elpiji tiga kilogram di tingkat pangkalan harus mengikuti ketentuan yang berlaku sesuai Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah tentang penyesuaian HET LPG 3 kilogram,” kata Ferdi, Selasa malam.
Berdasarkan Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 500.10.8.3/111/Ro.Ekon-G.ST/2025 tertanggal 19 Mei 2025, harga elpiji bersubsidi di tingkat pangkalan ditetapkan berdasarkan radius distribusi dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), yakni:
• Radius 0-60 kilometer: Rp.20.000 per tabung
• Radius 61-120 kilometer: Rp.22.000 per tabung
• Radius 121-180 kilometer: Rp.24.000 per tabung.
Selain memastikan harga sesuai aturan, tim juga melakukan pengawasan terhadap proses penyaluran agar elpiji subsidi benar-benar diterima oleh kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program pemerintah.
Dalam distribusi di Kecamatan Marawola, tercatat 560 tabung elpiji tiga kg disalurkan kepada masyarakat yang berasal dari 10 desa, yaitu Desa Binangga, Boya Baliase, Baliase, Tinggede, Tinggede Selatan, Sunju, Padende, Sibedi, Beka, dan Desa Bomba.
Penyaluran tersebut diprioritaskan bagi empat kelompok penerima manfaat, yakni rumah tangga kurang mampu, pelaku usaha mikro kecil dan menengah, petani, serta masyarakat yang bergerak di sektor perikanan.
Secara terpisah, Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae mengemukakan, ketersediaan elpiji menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah menjelang Lebaran.
Dia mengungkapkan, sejumlah camat sebelumnya melaporkan adanya kendala terkait pasokan elpiji di beberapa wilayah.
“Beberapa camat menyampaikan bahwa salah satu kendala masyarakat menjelang Lebaran adalah elpiji. Alhamdulillah saya sudah menghubungi pihak Pertamina untuk mendatangkan tambahan elpiji tiga kilogram di Marawola sebanyak 560 tabung,” kata Rizal.
Dia menambahkan, pemerintah daerah juga menyalurkan tambahan pasokan elpiji di wilayah Sigi Kota pada Rabu (18/3/2026), guna menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.
Bupati Rizal juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan keluhan jika menemukan persoalan terkait distribusi elpiji, baik mengenai ketersediaan maupun harga.
Pemkab Sigi, kata dia, telah menyiapkan layanan pengaduan masyarakat melalui program “Taman Risi alias Tampa Mpangadu Ntodea ante Rizal-Samuel Pongi (Tempat Mengadu Orang Banyak kepada Rizal-Samuel Pongi)”.
“Jika ada keluhan silakan disampaikan melalui layanan pengaduan yang telah kami siapkan. Ini bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dia juga menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan distribusi elpiji bersubsidi berjalan lancar serta harga tetap stabil di tingkat masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah saat ini juga mengikuti mekanisme penyaluran anggaran yang bertahap dari pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah harus mengatur prioritas program secara cermat.
Dengan langkah pengawasan ini, Pemkab Sigi berharap distribusi elpiji tiga kg tetap terkendali dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. HAL










Komentar