HUNGARIA– Terdapat tiga situasi yang menimbulkan kontroversi dalam laga final Liga Champions antara Paris Saint Germain (PSG) dan Arsenal.
Pertandingan PSG vs Arsenal sudah tuntas. Les Parisiens jadi juara, dan mempertahankan gelar, setelah menang adu penalti atas The Gunners.
Laga sepak bola tak pernah sepenuhnya lepas dari kontroversi. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5) malam waktu Indonesia, juga terjadi momen-momen yang mengundang perdebatan.
Berikut tiga kontroversi di final Liga Champions PSG vs Arsenal:
1. Dalam upaya menyapu bola keluar dari kotak penalti, Bukayo Saka sempat melakukan kesalahan. Halauannya tak sempurna sehingga bola mengenai tangan setelah ditendang pemain Inggris tersebut.
Pemain-pemain PSG sempat mengangkat tangan sebagai reaksi instan berharap wasit Daniel Siebert melihat bola yang mengenai tangan Saka sebagai tindakan ilegal.
Pengadil asal Jerman tidak menunjuk titik putih. Tampaknya Siebert menilai bola lebih dulu mengenai bagian lain dari pemain sebelum mengenai tangan.
2. Pelanggaran Cristhian Mosquera kepada Khvicha Kvaratskhelia yang berujung gol penalti Ousmane Dembele juga mengandung aroma kontroversi.
Yang pertama adalah soal kelayakan penalti atas tindakan Mosquera kepada Khvaratskhelia. Sedangkan yang kedua adalah soal keputusan Siebert tidak memberi kartu kuning kedua kepada pemain asal Spanyol yang sebelumnya sudah mendapat kartu peringatan pada awal babak kedua.
3. Momen besar yang jadi kontroversi adalah ketika Noni Madueke jatuh di kotak penalti PSG setelah beradu badan dengan Nuno Mendes pada menit-menit akhir babak pertama extra time.
Terlihat ada duel intens di antara dua pemain yang kemudian berujung Madueke jatuh dan gagal melanjutkan gerakan menusuk ke dalam mendekati gawang PSG.
Siebert memutuskan kejadian tersebut bukan pelanggaran. Bahkan kemudian Declan Rice dan Mikel Arteta yang melancarkan protes mendapat kartu kuning.
(sumber: cnnindonesia.com)














Komentar