Jumat, 11 September 2026
BREAKING
Utama  

2025, Pemprov Sulteng Bangun 6.629 Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin

PULUHAN jurnalis menghadiri jumpa pers yang digelar Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah di sebuah kafe Jalan Juanda, Kota Palu pada Kamis (10/9/2026). FOTO: ICHAL/SULTENGTERKINI.ID

PALU– Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Akris Fatta Yunus menyatakan merealisasikan ribuan unit pembangunan baru dan peningkatan kualitas rumah layak huni bagi masyarakat miskin yang tergolong desil 1, 2, 3 dan 4.

“Sebanyak 6.629 unit rumah layak huni terealisasi di Sulawesi Tengah sepanjang 2025,” kata Akris Fattah saat jumpa pers di sebuah kafe Jalan Juanda, Kota Palu pada Kamis (10/9/2026).

Berdasarkan data realisasi penyediaan rumah layak huni Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025, program tersebut mencakup dua bentuk intervensi, yakni Pembangunan Baru dan Peningkatan Kualitas.

Dari total 6.629 unit rumah yang terealisasi, sebanyak 5.187 unit merupakan pembangunan baru, sedangkan 1.442 unit lainnya berupa peningkatan kualitas rumah.

Kabupaten Sigi menjadi daerah dengan realisasi rumah layak huni terbanyak, yakni mencapai 3.150 unit.

Jumlah tersebut terdiri atas 3.018 unit pembangunan baru dan 132 unit peningkatan kualitas.

Posisi berikutnya ditempati Kota Palu dengan total 2.025 unit, terdiri atas 1.714 unit pembangunan baru dan 311 unit peningkatan kualitas.

Sementara itu, realisasi di daerah lainnya meliputi Kabupaten Donggala 269 unit, Banggai 230 unit, Banggai Laut 182 unit, Tojo Una-Una 176 unit.

Kemudian Parigi Moutong 159 unit, Poso 121 unit, Morowali Utara 117 unit, Morowali 98 unit, Buol 48 unit, Tolitoli 46 unit, dan Banggai Kepulauan delapan unit.

Dari sisi sumber dukungan, pengembang menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi sebanyak 5.048 unit.

Selanjutnya, APBD kabupaten/kota berkontribusi 811 unit, APBD provinsi melalui Dinas Perkim sebanyak 505 unit, APBD Provinsi melalui Dinas Sosial 143 unit, APBN 90 unit, serta CSR/NGO sebanyak 32 unit.

Khusus kontribusi APBD provinsi melalui Dinas Perkim, sebanyak 48 unit direalisasikan dalam bentuk pembangunan baru dan 457 unit melalui peningkatan kualitas.

Sedangkan APBD kabupaten/kota mencakup 91 unit pembangunan baru dan 720 unit peningkatan kualitas. Besarnya realisasi tersebut menunjukkan adanya kolaborasi berbagai pihak dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat di Sulteng. CAL

SultengTerkini

2025, Pemprov Sulteng Bangun 6.629 Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin