
SultengTerkini.Com, PALU– Hidayat Lamakarate, salah satu bakal calon gubernur (bacagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) menghadiri penutupan musyawarah daerah (musda) ke X Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulteng di Hotel Santika, Kota Palu, Senin (24/2/2020) malam.
Hidayat sebelumnya juga hadir saat pembukaan musda Golkar Sulteng pada Ahad (23/2/2020) malam yang dibuka secara resmi oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang juga anggota DPR RI, Muhidin Said.
Kehadiran Hidayat pada penutupan musda Golkar dengan mengenakan batik kuning itu mendapat sambutan hangat dari para peserta.
Bahkan Hidayat juga beberapa kali mendapat aplaus meriah dari para peserta musda seperti saat Ketua DPD I Golkar Sulteng terpilih, Arus Abdul Karim membawakan sambutan dan menyapa Hidayat Lamakarate yang hadir tadi malam.
“Yang saya hormati bakal calon Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, adinda kami Doktor Hidayat Lamakarate,” kata Arus yang sontak disambut riuh tepuk tangan dan teriakan ‘bungkus’ dari para peserta musda.
Dalam sambutannya, Arus mengatakan, tantangan Golkar di tahun 2020 ini adalah mewujudkan target DPP untuk memenangkan pilkada serentak di wilayah Sulteng dengan 60 persen.
Tentunya kata dia, target kemenangan 60 persen itu bisa tercapai bila semua yang hadir di musda masih selalu berpikir untuk bersama-sama berjuang.
“Tanpa itu mustahil akan kita capai,” katanya.
Begitupun saat Muhidin Said membawakan sambutannya, tak lupa menyapa dan mengapresiasi Hidayat Lamakarate, bakal calon gubernur Sulteng yang hadir dalam penutupan musda tadi malam.
“Terima kasih dinda Hidayat sudah
hadir, sebagai bakal calon gubernur Sulawesi Tengah,” katanya yang lagi-lagi
disambut teriakan ‘hidup Hidayat’ dari para peserta musda.

Sementara itu, Hidayat Lamakarate yang ditemui usai penutupan musda mengaku siap jika diusung Partai Golkar pada pemilihan gubernur (pilgub) Sulteng tahun ini.
“Saya sudah mendaftar di Partai Golkar, artinya secara pribadi nyaman sekali kalau bisa diusung Partai Golkar,” katanya kepada SultengTerkini.Com.
Karena menurutnya, Partai Golkar memiliki sejarah tersendiri dalam hidupnya.
Hidayat Lamakarate sendiri sebelumnya telah mendapat dukungan dari DPD Gerindra Sulteng untuk maju dalam pilgub tahun ini.
Olehnya dia berharap Golkar dapat berkoalisi dengan Gerindra. “InsyaAllah, mudah-mudahan,” katanya.
Soal adanya peluang berpasangan dengan calon wakil gubernur dari kader Golkar, Hidayat tidak mempermasalahkannya. “Bisa dipertimbangkan,” ujarnya.
Hidayat kembali berharap bisa mendapatkan dukungan dari Partai Golkar untuk maju dalam pilkada serentak 23 September 2020 mendatang.
“Siap diusung Partai Golkar. Soal nanti bagaimana keputusannya, diserahkan kepada Partai Golkar sendiri,” pungkas mantan Penjabat Bupati Banggai Laut itu.
Saat ditanya sinyal Golkar akan merapat dan mendukung Hidayat Lamakarate sebagai bacagub Sulteng, Ketua DPD I Golkar Sulteng, Arus Abdul Karim menegaskan partainya belum memutuskan siapa bacagub yang akan diusung pada pilkada serentak tahun ini.
“Belum, belum,” katanya.
Untuk bisa mengusung satu pasang calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng, partai harus memiliki minimal sembilan kursi di DPRD Sulteng.
Partai Golkar sendiri saat ini memiliki tujuh kursi di DPRD Sulteng, sementara Gerindra mendapat enam kursi, sehingga melebihi syarat untuk bisa mengusung satu pasang calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng. CAL











Komentar