
SultengTerkini.Com, PALU– Pengurus Wanita Peduli Lingkungan (WPL) Sulawesi Tengah (Sulteng) periode 2020-2025 resmi dikukuhkan di Gedung Bidarawasia, Jumat (28/5/2021).
Acara pengukuhan disaksikan oleh sesepuh perempuan Sulteng, Zalzulmida A Djanggola beserta Kadis Pengendalian Penduduk dan KB (P2KB) Siti Hasbiah yang mewakili gubernur.
“Melalui WPL, kiranya kaum perempuan Sulawesi Tengah dapat diberdayakan dan dilibatkan secara aktif dan berkesinambungan dalam upaya menjaga lingkungan dan membangun Sulawesi Tengah,” kata Kadis P2KB Sulteng, Sitti Hasbiah membaca sambutan gubernur.
Di momen yang sama, WPL juga menyelenggarakan rapat kerja dalam rangka membahas program-program kerja tahunan.
Dia berharap program-program yang diangkat WPL dapat efektif mengubah mindset dan perilaku masyarakat yang kadang tidak peka dengan permasalahan sosial dan lingkungan.
“Hal inilah yang kemudian menjadi tantangan besar (WPL) untuk masuk ke masyarakat dan menawarkan solusi-solusi yang bisa diterapkan dalam meningkatkan kepedulian, tanggung jawab dan peran serta masyarakat terhadap lingkungan,” harapnya agar WPL memberdayakan masyarakat dengan program-programnya.
Sebelumnya, Sesepuh perempuan Sulteng, Zalzulmida A Djanggola mengapresiasi komposisi pengurus baru WPL yang diisi oleh berbagai kalangan profesi.
“Saya senang dengan adanya percampuran wajah-wajah baru dan lama yang menunjukkan adanya kaderisasi dalam organisasi ini,” katanya.
Dia berharap semoga pengurus WPL ikhlas berbakti dan mengabdi dengan sepenuh hati.
“Karena kita menjadi bagian yang menggerakkan dan memotivasi kepada masyarakat,” ujarnya memompa semangat pengurus WPL.
Sementara itu, Ketua WPL, Faridah S Amu menyampaikan rasa syukur bahwa organisasi ini telah resmi terdaftar dalam database ormas di Kementerian Dalam Negeri.
“(WPL) Sangat diapresiasi masyarakat karena organisasi ini memadukan pelestarian lingkungan dan kepedulian pada pengentasan masalah-masalah sosial,” jelasnya tentang kiprah WPL yang berdiri sejak 22 Desember 2011. CAL













