Pernikahan Dini Masih Banyak Terjadi di Sigi

-Utama-
oleh

SIGI– Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Yansen Pongi membuka kegiatan Seminar Realisasi Penyusunan Dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Sigi Tahun 2025 di aula kantornya, Selasa (9/12/2025).

Dalam sambutannya Wabup Samuel menyampaikan Dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) merupakan pedoman strategis bagi Kabupaten Sigi dalam mendukung Asta Cita Presiden RI menuju Generasi Emas 2045.

Dia mengatakan, dokumen ini harus dipedomani oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai acuan bersama, karena pembangunan kependudukan merupakan urusan lintas sektor yang membutuhkan kerja bareng dan sinergi.

Menurutnya, seluruh kebijakan pun harus berbasis data, sehingga akurasi administrasi kependudukan menjadi sangat penting dalam memastikan perencanaan yang lebih tepat dan efektif.

Selain itu kata dia, isu pernikahan dini yang masih banyak terjadi di Kabupaten Sigi harus menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan program kependudukan.

GDPK dan PJPK juga harus diselaraskan dengan RPJMD agar arah pembangunan daerah semakin terintegrasi.

Untuk itu, Dinas P2KB diminta terus berkoordinasi dengan Bapperida agar dokumen perencanaan kependudukan ini benar-benar menjadi dasar kuat dalam merumuskan kebijakan dan langkah pembangunan manusia di Kabupaten Sigi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Tim Penyusunan Dokumen GDPK dan PJPK Sigi, Chairil Anwar, Kepala Dinas P2KB Sigi serta seluruh jajarannya, perwakilan Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, serta seluruh pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sigi. LAH

Komentar