PALU- Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso menegaskan bahwa Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual di seluruh SPBU di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) tepat mutu, tepat volume dan tepat harga.
Penegasan itu disampaikan Alimuddin Baso saat Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan uji sampel kualitas BBM jenis pertamax dan pertalite di SPBU Mohammad Yamin Kota Palu, Senin (22/12/2025).
“Tadi kita sudah ukur semuanya sudah tepat. Jadi yang diterima masyarakat selaku konsumen itu sudah tepat yakni tepat volume, tepat kualitas dan tepat harga,” jelas Alimuddin Baso.
Menurut Alimuddin, uji sampel yang dilakukan Pertamina sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah, baik berupa alat ukur maupun bahan ujinya.
“Alat ukurnya sudah di tera yah. Artinya sudah dapat sertifikasi,” terang Alimuddin.
Selain memastikan kualitas produk yang dijual Pertamina di SPBU, Pertamina Patra Niaga juga senantiasa meningkatkan pelayanan kepada konsumen.
Pertamina Patra Niaga mewajibkan seluruh SPBU di Indonesia untuk memperhatikan kebersihan toilet hingga mushola. Hal ini dimaksudkan agar konsumen bisa merasa lebih nyaman saat antrean pengisian bahan bakar di SPBU.
Disamping itu, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan marshal yakni petugas yang mengatur lalu lintas kendaraan saat antrean pengisian bahan bakar.

Hal ini dibenarkan oleh Region Manager Retail Sales Sulawesi Pertamina Patra Niaga, Mardian.
“Kami di SPBU sekarang ada petugas marshal yang mengatur lalu lintas kendaraan saat antrean. Kita tahu, yang namanya subsidi pasti peminatnya banyak,” jelas Mardian.
Mardian menambahkan, untuk daerah-daerah yang padat, Pertamina Patra Niaga juga melakukan penambahan jumlah SPBU. Penambahan ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di sebuah SPBU.
“Kami setiap tahun menambah jumlah SPBU supaya tidak menumpuk di satu SPBU. Untuk truk, kami juga akan mengatur tempatnya demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” jelas Mardian.
PELAYANAN SPBU SANGAT BAIK
Berdasarkan pengamatan dan pengawasan BPH Migas, pelayanan distribusi BBM di Kota Palu dan Kabupaten Donggala sangat baik.
“Kami sudah mengunjungi SPBU nelayan satu harga yang belum lama ini dibuka. Disitu kami melihat stoknya cukup dan Alhamdulillah keberadaan SPBU itu sangat membantu nelayan-nelayan di sekitarnya. Sebelumnya mereka membeli di pengecer-pengecer yang harganya jauh lebih mahal. Biasanya mereka membeli solar seharga Rp10.000 per liter, padahal harga solar hanya Rp6.800 per liter. Jadi keberadaan SPBU nelayan itu sangat membantu nelayan-nelayan yang ada disana,” tegas Ketua Komite BPH Migas sekaligus Ketua Posko Nasional sektor ESDM Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Erika Retnowati.
Dia menambahkan, BPH Migas dan rombongan juga mengunjungi sebuah SPBU di Jalan Diponegoro Kota Palu.
Di SPBU ini, BPH Migas melihat secara langsung pelayanan pengisian BBM.
“Kami melihat pelayanannya kepada masyarakat sangat baik. Artinya masyarakat bisa terlayani, stoknya juga cukup serta operatornya sudah menjalankan tugasnya sesuai dengan SOP yang ditetapkan,” singkat Erika. GUS











Komentar