Seorang Pria Hilang Terseret Arus Sungai Lariang Poso, Tim SAR Turun Tangan

-Poso, Utama-
oleh

POSO– Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu melaksanakan Operasi SAR terhadap seorang pria yang dilaporkan hanyut di Sungai Lariang, Desa Doda Lore, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, Selasa (16/6/2026) mengatakan, laporan itu diterima dari Cristian selaku Kepala Desa Doda Lore pada Ahad (14/6/2026) pukul 10.10 Wita.

“Lokasi kejadian berada pada heading 154° arah timur laut dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, dengan jarak lurus sekitar 106 kilometer dan estimasi waktu tempuh kurang lebih lima jam,” katanya.

Dia menjelaskan kronologi kejadian pada Sabtu (13/6/2026) sekira pukul 16.00 Wita, korban bernama Gito Aprianto (31) bersama adiknya pulang dari aktivitas mendulang emas di kawasan Bulu Tuwo.

Saat hendak menyeberangi Sungai Lariang, korban diduga terseret arus dan hanyut.

Adik korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun upaya tersebut tidak berhasil karena derasnya arus sungai.

Keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum ditemukan.

Selanjutnya, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu untuk meminta bantuan SAR.

Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu yang berjumlah enam orang diberangkatkan ke Desa Doda Lore menggunakan rescue car dan tiba pukul 19.26 wita.

Setibanya di lokasi, tim melakukan koordinasi dengan keluarga korban serta unsur terkait, kemudian melakukan perencanaan pencarian untuk esok hari.

Pencarian hari pertama dilaksanakan oleh masyarakat setempat dan belum membuahkan hasil, sehingga dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali pada Senin (15/6/2026).

Pada Senin pagi pukul 07.00 Wita, tim SAR gabungan melaksanakan briefing meliputi pengecekan kekuatan personel, kesiapan alat utama, pembagian tugas, serta penyampaian petunjuk keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur Basarnas.

Pukul 07.30 Wita, tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan membagi personel ke dalam dua regu, namun hingga Selasa pagi ini pencarian belum membuahkan hasil. HAL

Komentar