
SultengTerkini.Com, DONGGALA– Ada yang menarik dalam rangkaian upacara penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2019/2020 yang dilaksanakan di lapangan apel Sekolah Polisi Negara Labuan Panimba, Kabupaten Donggala, Senin (2/3/2020) pagi.
Kegiatan tersebut turut diramaikan dengan peragaan tarian adat yang digabung dari Bali dan suku Kaili Palu.
Mereka tampil di hadapan Kapolda Sulteng Irjen Polisi Syafril Nursal, Wakil Gubernur Sulteng Rusli Dg Palabbi, sejumlah bupati, pejabat utama, pejabat TNI, para kapolres, Bhayangkari serta para undangan orang tua dari bintara Polri yang dilantik.
Kapolda Sulteng yang menyaksikan dari kursi paling depan sangat terkesan dengan variasi dua tarian budaya tersebut dan memberikan salam serta ucapan terima kasih kepada penari.
Kepada sejumlah jurnalis, Kapolda Syafril sangat
mengapresiasi tarian yang ditampilkan bintara remaja Polri yang baru dilantik.

Menurutnya, peragaan tarian tersebut penting untuk melestarikan budaya leluhur serta harus dipertahankan dan ditanamkan dalam diri masing-masing individu.
“Selain itu untuk melestarikan kesenian tradisional sebagai upaya dalam menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal,” tutur perwira tinggi berpangkat dua bintang di pundaknya itu.
Selain tarian, usai pelantikan ratusan bintara baru Polri itu juga diisi dengan peragaan bela diri serta simulasi pengamanan dari aksi unjukrasa di kantor komisi pemilihan umum menjelang pilkada serentak. CAL










Komentar