Sabtu, 15 Agustus 2026
BREAKING

Risiko Tersembunyi Tusuk Gigi, Salah Pakai Bisa Rusak Gusi

FOTO: GETTY IMAGES/ISTOCKPHOTO/FRANTIC00

JAKARTA– Tusuk gigi menjadi salah satu benda yang sering digunakan setelah makan. Bentuknya yang kecil dan mudah dibawa membuat tusuk gigi dianggap praktis untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi. Namun, kebiasaan ini ternyata perlu diperhatikan karena cara penggunaan tusuk gigi dapat memengaruhi kondisi gusi.

Penggunaan tusuk gigi yang terlalu kuat atau berulang dapat menyebabkan tekanan langsung pada jaringan gusi. Ujung tusuk gigi yang keras dan runcing berisiko menggores atau melukai gusi, terutama jika digunakan dengan gerakan menusuk dan mencongkel. Luka kecil yang terjadi berulang dapat menyebabkan gusi mengalami iritasi dan perdarahan.

Tidak hanya cara penggunaannya, bentuk tusuk gigi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Tusuk gigi umumnya memiliki ujung yang runcing dan tidak dirancang khusus untuk mengikuti bentuk jaringan di antara gigi. Ketika dipaksakan masuk ke sela gigi, ujungnya dapat mengenai papila interdental, yaitu bagian gusi yang berada di antara dua gigi.

Penggunaan tusuk gigi secara terus-menerus juga dapat memberikan tekanan berulang pada jaringan tersebut. Akibatnya, jaringan gusi dapat mengalami perubahan atau menjadi lebih mudah mengalami iritasi. Risiko tersebut semakin besar apabila tusuk gigi digunakan sebagai kebiasaan setiap kali selesai makan.

Apa Pilihan yang Lebih Aman?

Selain tusuk gigi, floss pick atau benang gigi bertangkai dapat menjadi pilihan untuk membersihkan sela gigi. Bentuknya sudah dirancang praktis dengan benang yang terpasang pada gagang, sehingga lebih mudah digunakan tanpa perlu melilitkan benang pada jari.

Cara penggunaannya cukup dengan memasukkan benang secara perlahan ke sela gigi, lalu menggerakkannya naik-turun dengan lembut mengikuti permukaan gigi.

Pilihan lainnya adalah sikat interdental, yaitu sikat kecil khusus untuk sela gigi yang lebih terbuka. Ukurannya perlu disesuaikan dengan jarak antar gigi, kemudian dimasukkan secara perlahan dan digerakkan keluar-masuk untuk membersihkan sisa makanan dan plak.

Kedua alat ini dirancang khusus untuk membersihkan area di antara gigi tanpa bentuk yang runcing seperti tusuk gigi, sehingga lebih minim risiko melukai gusi. Pemilihannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan ukuran sela gigi masing-masing.

Mulai sekarang, biasakan membersihkan sela gigi dengan cara yang lebih aman agar kesehatan gusi tetap terjaga dalam jangka panjang.

(sumber: detik.com)

SultengTerkini

Risiko Tersembunyi Tusuk Gigi, Salah Pakai Bisa Rusak Gusi