Senin, 31 Agustus 2026
BREAKING

Peringatan 72 Tahun SMPN 1 Palu Diharap Jadi Momentum Perkuat Semangat Kebersamaan

KEPALA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi mewakili Walikota Hadianto Rasyid menghadiri acara Syukuran dan Temu Kangen dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 72 SMP Negeri 1 Palu, Sabtu (29/8/2026), di halaman sekolah setempat. FOTO: PROKOPIM PEMKOT PALU

PALU– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi mewakili Walikota Hadianto Rasyid menghadiri acara Syukuran dan Temu Kangen dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 atau Spensa Palu, Sabtu (29/8/2026), di halaman sekolah setempat.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penuh kebersamaan yang mempertemukan keluarga besar Spensa Palu, mulai dari para guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga alumni dari berbagai angkatan.

Atas nama Pemerintah Kota Palu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hardi menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke 72 kepada seluruh keluarga besar Spensa. Menurutnya, usia 72 tahun bukanlah perjalanan yang singkat.

Selama lebih dari tujuh dekade, Spensa Palu telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan di Kota Palu dan melahirkan banyak generasi yang mengabdi serta memberikan kontribusi di berbagai bidang kehidupan.

“Dari sekolah ini telah lahir begitu banyak generasi yang kemudian mengabdi dan berkontribusi di berbagai bidang kehidupan, baik di pemerintahan, dunia pendidikan, dunia usaha, profesi, maupun di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Oleh karena itu, peringatan HUT ke 72 tersebut, menurutnya, bukan sekadar tentang bertambahnya usia sebuah sekolah, melainkan menjadi momentum untuk menghargai sejarah, mengenang perjalanan, mensyukuri berbagai pencapaian, sekaligus meneguhkan komitmen dalam menatap masa depan.

Tema yang diusung dalam kegiatan tersebut, yakni “Mengukir Prestasi, Menjalin Kebersamaan, Menginspirasi Generasi,” dinilai sangat tepat dan memiliki makna mendalam bagi perjalanan Spensa Palu.

Mengukir prestasi, kata dia, berarti seluruh keluarga besar sekolah tidak boleh berhenti pada pencapaian yang telah diraih.

Setiap prestasi harus menjadi motivasi untuk terus melahirkan prestasi-prestasi berikutnya.

Sementara menjalin kebersamaan merupakan kesadaran bahwa kemajuan sekolah tidak mungkin dibangun oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara sekolah, guru, siswa, orang tua, alumni, pemerintah, dan seluruh masyarakat.

“Sedangkan menginspirasi generasi berarti setiap generasi yang pernah menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Palu memiliki tanggung jawab untuk memberikan teladan dan menjadi bagian dari proses membangun generasi berikutnya,” ujarnya.

Kadis Hardi juga menilai bahwa kekuatan besar SMP Negeri 1 Palu tidak hanya terletak pada gedung maupun fasilitas yang dimiliki, tetapi juga pada sumber daya manusia serta ikatan kekeluargaan yang telah terbangun selama puluhan tahun.

Melalui kegiatan temu kangen tersebut, para alumni dari berbagai angkatan kembali dipertemukan dengan teman-teman masa sekolah.

Berbagai kenangan masa lalu pun kembali hadir, mulai dari kebersamaan di ruang kelas, kegiatan sekolah, hingga pengalaman-pengalaman sederhana yang kini menjadi kenangan indah.

Menurutnya, sekolah bukan sekadar tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat membangun karakter, persahabatan, pengalaman, dan nilai-nilai kehidupan.

Karena itu, Pemerintah Kota Palu berharap kegiatan temu kangen tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan dapat memperkuat ikatan alumni dan mengarahkannya menjadi kekuatan positif bagi kemajuan sekolah.

Para alumni kata dia, memiliki pengalaman, pengetahuan, jaringan, serta berbagai latar belakang profesi yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda saat ini sedang menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Palu.

Kepada para siswa-siswi Spensa Palu, kadis berpesan agar tidak pernah merasa kecil karena masih berusia muda.

Sebab, generasi muda saat ini merupakan generasi yang akan menentukan wajah Kota Palu pada masa mendatang.

Dia mengajak para siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, membangun karakter yang baik, menghormati guru dan orang tua, menggunakan teknologi secara bijak, serta berani memiliki mimpi besar yang diperjuangkan melalui kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab.

Menutup sambutannya, Kadis Hardi mengajak seluruh keluarga besar SMP Negeri 1 Palu untuk menjadikan peringatan 72 tahun perjalanan sekolah tersebut sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan. HAL

SultengTerkini

Peringatan 72 Tahun SMPN 1 Palu Diharap Jadi Momentum Perkuat Semangat Kebersamaan