Kamis, 2 Juli 2026
BREAKING

Pemkot Palu Sepakat Tujuh Poin Kerja Sama dengan Distributor Bahan Pangan

WAKIL Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin memimpin langsung jalannya Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersama para mitra distributor bahan pangan di Kota Palu, Rabu (1/7/2026) di auditorium kantornya. FOTO: PROKOPIM PEMKOT PALU

PALU– Wakil Wali Kota (Wawali) Palu, Imelda Liliana Muhidin memimpin langsung jalannya Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama para mitra distributor bahan pangan di Kota Palu, Rabu (1/7/2026) di auditorium kantornya.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu terus memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui sinergi dengan para pelaku usaha.

Rakor tersebut turut dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Lukman, serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu, Irmawati.

Sebanyak 32 mitra distributor bahan pangan hadir dalam pertemuan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap langkah Pemkot Palu dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Wawali Imelda menegaskan, keberhasilan pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh pihak, khususnya para distributor sebagai ujung tombak penyaluran kebutuhan pokok kepada masyarakat.

“Tujuan kita mengundang bapak dan ibu sekalian adalah dalam rangka pengendalian inflasi daerah di Kota Palu. Bagaimana kita bersama-sama menjaga agar stok bahan pangan tetap tersedia, sekaligus menyepakati langkah-langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga di Kota Palu,” ujarnya.

Menurutnya, ketersediaan pasokan komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, telur ayam, daging, ikan, hingga berbagai kebutuhan pokok lainnya harus menjadi perhatian bersama.

Dengan pasokan yang terjaga, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga stabil dan tidak memberatkan.

Sementara itu, Asisten Rahmad memaparkan tujuh poin kesepakatan yang menjadi landasan kerja sama antara Pemkot Palu dan para distributor bahan pangan.

Kesepakatan tersebut mencakup penguatan koordinasi dan komunikasi dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, komitmen menjual komoditas strategis sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), pertukaran data mengenai stok dan harga secara berkala.

Kemudian dukungan terhadap pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah, pencegahan praktik penimbunan maupun spekulasi harga, evaluasi pelaksanaan kerja sama setiap tiga bulan.

“Serta langkah cepat dan terkoordinasi apabila terjadi gangguan pasokan ataupun lonjakan harga,” katanya.

Melalui komitmen bersama tersebut, Pemkot Palu optimistis upaya pengendalian inflasi akan semakin efektif sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memberikan kepastian ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat serta menjaga daya beli di tengah dinamika perekonomian.

Sebagai penutup, seluruh mitra distributor bahan pangan bersama Pemkot Palu menandatangani kesepakatan bersama sebagai bentuk komitmen untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat kelancaran distribusi, dan memastikan pasokan pangan tetap aman bagi masyarakat Kota Palu. HAL

SultengTerkini

Pemkot Palu Sepakat Tujuh Poin Kerja Sama dengan Distributor Bahan Pangan